Proyek Pelayanan Penimbangan Kendaraan di Nganjuk Disorot LSM gegara Molor dari Kontrak


Nganjuk, Sadhapnews.com -  Proyek pembangunan Unit Pelayanan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) di Kelurahan Guyangan, Bagor, Nganjuk disorot LSM. Pasalnya, proyek Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah XI Jatim ini molor dari kontrak kerja.

Proyek tersebut disorot LSM Garda Anti-Korupsi dan Ketidakadilan (GAKK) DPD Nganjuk. Pada papan informasi di lokasi proyek, pembangunan UPPKB seharusnya berjalan 240 hari kalender. Yaitu mulai 30 November 2022 sampai 27 Juli 2023.

Namun, proyek pembangunan UPPKB yang dilaksanakan pihak ketiga, PT Bahana Turangga KSO itu sampai hari ini belum tuntas. Ketua LSM GAKK DPD Nganjuk Sumarno menilai proyek tersebut molor dari dari kontrak.

"Saat ini, saya lihat banyak pekerjaan yang belum bisa diselesaikan,” kata Sumarno kepada wartawan, Jumat (11/8/2023).

Sumarno menyayangkan proyek yang seharusnya menjadi contoh bagi para kontraktor di Nganjuk, justru molor dari kontrak kerja. Pihaknya mengancam akan melaporkan molornya proyek UPPKB tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Saya menduga kuat bahwasanya molornya pekerjaan ini ada dugaan korupsi waktu. Artinya, pelaksana proyek tidak mengerjakan tepat pada waktu yang di tentukan," jelasnya.



Selain molor, lanjut Sumarno, pelaksana pembangunan UPPKB juga tidak mencantumkan anggaran di papan proyek. Ke depan, pihaknya akan mengahwasi penuntasan proyek ini. Sebab PT Bahana Turangga KSO mendapatkan tambahan waktu hingga 10 Oktober 2023.

“Maka kami akan meminta kepada pihak berwenang untuk mengaudit proyek tersebut kalau kembali molor," cetusnya.

Pengawas Pembangunan UPPKB, Dermawan membenarkan proyek ini mendapat tambahan waktu hingga 10 Oktober untuk penyelesaian. Menurutnya, saat ini progres pekerjaan sudah 80 persen. Ia optimis proyek bakal tuntas sebelum batas waktu yang sudah ditentukan.

“Semoga bisa selesai dengan baik pada tanggal 10 Oktober 2023 mendatang," terangnya.

Ia juga membenarkan mulainya pengerjaan proyek UPPKB ini molor dari 30 November 2022. "Karena molornya pekerjaan terkendala dari adanya membongkar bangunan lama," pungkasnya. (Nur)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url