Pemkot Mojokerto Gelar Upacara HUT ke-54 Korpri, HUT ke-80 PGRI, dan Hari Guru Nasional 2025: Momentum Penguatan Dedikasi ASN dan Pendidik
Kota Mojokerto, Sadha News.com — Pemerintah Kota Mojokerto menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korpri, HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan Hari Guru Nasional Tahun 2025 di Lapangan Sasana Praja Abhipraya, Balaikota Mojokerto, Sabtu (28/11) dengan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam amanatnya, perempuan yang akrab disapa Ning Ita tersebut menyampaikan bahwa dalam setiap tema yang diusung mencerminkan tekad kuat bahwa masa depan bangsa kita hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi, profesionalisme ASN dan kualitas pendidikan yang unggul.
"KORPRI sebagai wadah perjuangan ASN telah menunjukkan peran nyata dalam pelayanan publik, menjaga persatuan dan meningkatkan kinerja pada birokrasi. ASN dituntut bukan hanya bekerja secara berintegritas dan profesional tetapi harus menjadi teladan dalam moralitas, disiplin dan pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Lebih lanjut, melalui momentum peringatan hari KORPRI Ning Ita mengajak seluruh anggota KORPRI untuk terus memperkuat komitmen menjadi pelayan publik yang responsif dan inovatif, mendukung transformasi digital pemerintahan, menjaga netralitas politik dan tidak terlibat dalam politik praktis serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya.
"Dengan ASN yang solid dan melayani, Indonesia maju bukan hanya sekedar cita-cita tetapi menjadi kepastian," tegasnya.
Lebih jauh Ning Ita menyampaikan bahwa peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional merupakan bentuk penghargaan kepada pahlawan tanpa tanda jasa, yaitu para guru, pendidik dan tenaga kependidikan yang setiap hari mendidik para generasi penerus bangsa.
"Guru hebat bukan hanya mencerdaskan. tetapi membentuk karakter bukan hanya mengajar tetapi menginspirasi. Bukan hanya memimpin kelas tetapi membuka jalan masa depan," lanjutnya.
Kepada para guru, Ning Ita juga mengingatkan bahwa di era digital dan dunia global, tugas guru semakin berat.
"Guru dihadapkan pada tantangan kehidupan yang semakin hedonis dan materialistis. Di mana kebahagiaan dan penghargaan atas manusia dihargai sebatas kepemilikan dan kesenangan material," pesan Ning Ita.
Melalui ketiga hari besar ini, Ning Ita mengajar seluruh anggota KORPRI dan para pendidik untuk menguatkan komitmen bersama.
"Mari bersatu, bergerak dan berkarya demi Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, berkarakter, sejahtera dan berkelanjutan. Sekaligus berkontribusi mewujudkan Indonesia emas 2045," pungkasnya.
Selain upacara bendera peringatan hari jadi ke-54 KORPRI juga ada berbagai kegiatan lainnya yaitu ziarah makam pahlawan, seminar kesehatan remaja, apel dan senam bersama, pemberian bantuan bagi balita stunting, dan bantuan sosial, pagelaran wayang kulit, Mojohakordia Run, donor darah, lomba tepok bulu tangkis, Korpri Peduli Lansia di Rumah Peduli Lansia Tribuana Tungga Dewi.
Hingga puncaknya yaitu hari ini upacara sekaligus pemberian bantuan sosial pemeriksaan kesehatan gratis bersama tukang becak, juru parkir dan para penyapu jalan. Rentetan agen ini akan kita tutup dengan refleksi akhir tahun yaitu zikir akbar bersama Gus Iqdam pada tanggal 5 Desember 2025 nanti. (Trs)
