DPRD Sidoarjo Dorong Pembangunan 2026 yang Responsif Lingkungan, Pendidikan, dan Generasi Muda


Sidoajo, Sadhap News. Com – Arah pembangunan Kabupaten Sidoarjo tahun 2026 mulai mendapat perhatian serius dari berbagai pemangku kebijakan. Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H Abdilah Nasih menegaskan, pentingnya perencanaan pembangunan yang menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus adaptif terhadap tantangan masa depan.(27/1/2026) 

Dalam pemaparannya, Ketua DPRD Sidoarjo Abdilah Nasih menilai bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga harus memperkuat kualitas hidup warga. Oleh karena itu, terdapat sejumlah fokus utama yang menjadi perhatian dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun mendatang.

" Salah satu isu strategis yang terus menjadi perhatian adalah pengendalian banjir. Upaya ini diarahkan pada peningkatan kapasitas drainase, penataan kawasan, serta penguatan sistem pengendalian air agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman, terutama saat musim hujan."beber Ketua DPRD

Selain itu, pengelolaan sampah menjadi agenda penting dalam pembangunan berkelanjutan. 

"pemkab harus mendorong penerapan sistem pengolahan sampah yang lebih modern dan partisipatif melalui pendekatan reduce, reuse, dan recycle (3R), disertai peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan." Ucapnya

Di bidang pendidikan, perhatian difokuskan pada perbaikan sarana dan prasarana sekolah. DPRD menilai masih terdapat fasilitas pendidikan yang perlu ditingkatkan agar proses belajar mengajar berjalan optimal dan menciptakan lingkungan yang aman bagi peserta didik.

Ia menambahkan, menghadapi perkembangan zaman, pembangunan Sidoarjo juga diarahkan untuk lebih siap memasuki era digital, khususnya dalam menyiapkan generasi muda. Optimalisasi layanan berbasis teknologi dan ruang inovasi bagi generasi Z dinilai penting agar mereka dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah yang inklusif dan kompetitif.

"Bahwa seluruh arah pembangunan tersebut disusun dengan prinsip partisipatif, membuka ruang seluas-luasnya bagi aspirasi masyarakat sebagai dasar perencanaan. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan tahun 2026 diharapkan mampu menjawab kebutuhan hari ini sekaligus mempersiapkan Sidoarjo menghadapi tantangan masa depan." Pungkasnya.(Trs) 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url