Tingkatkan Keamanan Sekolah, Pemkot Pasang 653 CCTV
Mojokerto, Sadhapnews -
Pemerintah Kota Mojokerto terus meningkatkan keamanan dan kenyamanan infrastruktur serta sarana dan prasarana di sekolah - sekolah. Salah satunya dengan pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengawas di setiap sudut, untuk mencegah terjadinya kasus asusila dan tawuran pelajar, Jumat (17/1/2020)
Pemasangan CCTV tersebut, tersebar di sekolah dasar negeri (SDN) dan sekolah menengah pertama negeri (SMPN). Untuk SDN, ada 52 sekolah yang telah terpasang kamera pengawas. Sedangkan SMPN ada sembilan sekolah.
Amin Wachid, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto mengatakan, pemasangan kamera pengawas atau CCTV masing - masing sekolah, minimal berjumlah delapan unit.
"Untuk pemasangannya sendiri, kami taruh di semua sudut. Sehingga bisa memantau gerak - gerik anak didik," jelasnya.
Pemasangan kamera pengawas disetiap sekolah, merupakan seruan dari Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, guna menciptakan suasana aman dan nyaman saat kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Terlebih, untuk mengantisipasi terjadinya pelecehan seksual pada anak dibawah umur, yang saat ini kembali mencuat di permukaan.
"Selama ini, orangtua mempercayakan anak - anak mereka kepada para guru di sekolah. Untuk itu, kami mengimbangi rasa percaya dari orangtua dengan memberikan keamanan dan kenyamana anak - anak saat di sekolah. Salah satunya dengan pemasangan kamera pengawas, yang bisa memantau semua perkembangan mereka selama di sekolah," kata Ning Ita.
Wali Kota juga berharap, dengan adanya pemasangan CCTV di setiap sekolah, mampu memberikan rasa aman dan nyaman saat proses kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dengan pemasangan CCTV, maka pengawasan proses belajar mengajar bisa dilakukan secara maksimal. "Kualitas mutu pendidikan itu nomor satu, maka kami ingin memberikan yang terbaik untuk generasi muda di Kota Mojokerto," pungkasnya. (Triz/eira)

