Gubernur Jawa Timur Hadiri Halal Bialal Dan Rapat Koordinasi Program LP Ma'arif NU
Mojokerto, Sadhapnews.com, Kedatangan orang no satu di Jatim disambut dengan suka cita oleh warga Mojokerto terutama di wilayah Pacet.
LP Ma’arif NU Jatim Sediakan 26 Ribu Beasiswa Anak Yatim
Thaoqid Nur Hidayat
Jum'at 02 Juni 2023 - 18:34 WIB.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri acara Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Program LP Maarif NU di Villa Nabila, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, jum'at (2/6/2023) (Foto: Thaoqid Nur/TIMES Indonesia)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri acara Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Program LP Maarif NU di Villa Nabila, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (3/6/2023).
Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PW LP Ma’arif NU) Jawa Timur mencanangkan program 26 ribu beasiswa untuk anak tidak mampu.
Perbaikan Program Beasiswa di Indonesia
PWNU Jatim Luncurkan Beasiswa bagi siswa berprestasi.
Pencanangan program beasiswa ini dideklarasikan dalam agenda Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Program LP Maarif NU di Villa Nabila, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (3/6/2023).
Ketua PWLP Maarif NU Jatim, Noor Shodiq Iskandar menyatakan bahwa PWLP Maarif NU Jatim mendeklarasikan program 26 ribu beasiswa terhadap anak yatim.
“Kami juga mendeklarasikan beasiswa satu rombel satu beasiswa, dengan ini Ma’arif akan berpartisipasi banyak dalam rangka peningkatan kesempatan pendidikan bagi anak-anak yatim dan tidak mampu,” tegas Noor Shodiq.
“13.247 sekolah. Kalau masing-masing ada dua rombel, artinya ada 26 ribu anak yatim yang tidak mampu yang akan diberikan beasiswa oleh LP Ma’arif,” sambungnya.
Terpisah, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengajak PW LP Maarif NU Jatim menuju ekosistem pendidikan yang lebih sistemik dan lebih berdampak.
“Saya ingin mengajak terhadap ekosistem yang lebih sistemik, dan lebih berdampak. Hal ini dapat untuk membangun peradaban dunia dalam dunia pendidikan, bahwa pendidikan ini adalah pintu masuk yang harus kita kuatkan,” terang Gubernur Jatim.
Merespon pencanangan program 26 ribu beasiswa untuk anak yatim dan kurang mampu, Khofifah meluapkan apresiasinya terhadap PWLP Maarif NU Jatim.
“Ini sangat membahagiakan adalah ada flyer dari PWNU Jawa Timur yang membuka para siswa dan para santri untuk bisa mendapatkan beasiswa perguruan tinggi, saya rasa ini menjadi sesuatu yang luar biasa,” ungkap Khofifah.
“Ini adalah satu harapan anak-anak NU yang memiliki prestasi ke perguruan tinggi, ruangnya diberikan keleluasaan oleh PWNU Jawa Timur hari ini,” sambungnya.
Khofifah juga menjelaskan dari program Badan Amil Zakat (Baznas) juga terdapat beasiswa bagi anak TK, SD, SMP, dan SMA yang cukup banyak.
“Jadi ada program satu keluarga satu sarjana, kita harapkan bisa menjadi bagian dari penguatan tidak sekedar SDM NU, tetapi bahwa menjadi penguatan pagar betisnya NKRI,” tegas Gubernur Jatim.
“Ini menjadi sangat penting, karena kalau yang menanam itu NU, buah tanamannya adalah LP Ma’arif NU. NU menanam di berbagai tempat tidak hanya di pesantren akan tetapi di sekolah sekolah umum, perguruan tinggi dan lainnya.
Tanaman tanaman ini akan menjadi bagian penting Indonesia hari ini dan akan datang bahwa NKRI harga mati, "pungkas Gubernur Khofifah. (Tres)
