SMPN 60 Surabaya Dilakukan Evakuasi Setelah Plafon Ruang Kelas Ambrol
SURABAYA, Sadhap News. Com – Sebuah kejadian mengkhawatirkan menimpa SMPN 60 yang berlokasi di Jalan Kalilom Lor Indah, Surabaya, pada hari Rabu pagi, 28 Januari 2026. Plafon keseluruhan ruang kelas 7E yang berada di lantai 3 gedung sekolah ambrol secara tiba-tiba, menyebabkan tiga siswi mengalami kondisi shock meskipun dalam keadaan sadar.
Tiket pelaporan kejadian dibuka pada pukul 07:26:40 WIB, dan tim penanganan berhasil tiba di lokasi tepat pada pukul 07:31:50 WIB dengan waktu respon yang sangat cepat, yaitu hanya 5 menit. Hal ini menunjukkan sistem tanggap darurat yang telah terbangun dengan baik di wilayah tersebut.
RINCIAN KERUSAKAN DAN PENYEBAB
Gedung sekolah yang memiliki luas keseluruhan sekitar 40 x 50 meter persegi mengalami kerusakan pada area ruang kelas 7E dengan luas sekitar 8 x 9 meter persegi. Sebesar 75% bagian plafon di ruangan tersebut mengalami ambrol total. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, penyebab utama kejadian ini adalah struktur plafon yang sudah mengalami lapukan sehingga tidak mampu menahan bobot dan akhirnya runtuh.
Hj. Irma Styowati SPD (65 tahun), sebagai Penanggung Jawab Gedung SMPN 60 dengan alamat tinggal di Jalan Jepara V/24, RT 005/RW 001, Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Surabaya, telah mengkoordinir dengan pihak terkait untuk menangani dampak dari kejadian ini.
DATA KORBAN YANG TERKENA RERUNTUHAN
Pada saat kejadian terjadi, terdapat sebanyak 30 siswa yang berada di dalam ruang kelas 7E. Dari jumlah tersebut, tiga siswi terkena bagian reruntuhan plafon, dengan kondisi sebagai berikut:
1. Ajeng Ayu Amelia Putri (14 tahun), beralamat di Setro 6 No 42 – dalam keadaan sadar namun mengalami shock.
2. Azarah (14 tahun), beralamat di Kapas Gading Madya No 65 – dalam keadaan sadar dan mengalami shock.
3. Lailatul Inaya (14 tahun), beralamat di Dukuh Setro Gag No 1B – dalam keadaan sadar dengan kondisi shock.
Semua siswi yang terkena dampak telah mendapatkan penanganan awal dan saat ini sedang didampingi oleh orang tua masing-masing untuk memberikan dukungan emosional dan pemantauan kondisi kesehatan lebih lanjut.
KRONOLOGI DAN UPAYA PENANGANAN YANG DILAKUKAN
Sesuai dengan laporan dari petugas yang tiba di lokasi, segera dilakukan koordinasi dengan guru dan pihak sekolah untuk mendapatkan gambaran lengkap situasi. Berikut adalah langkah-langkah penanganan yang telah dijalankan:
1. Tim dari BPBD Kota Surabaya yang pertama tiba langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada korban lain yang membutuhkan pertolongan darurat.
2. Langkah selanjutnya adalah mengamankan area kejadian dengan menghimbau seluruh siswa dan guru agar tidak mendekat ke lokasi terdampak, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya reruntuhan susulan yang bisa membahayakan lebih banyak orang.
3. Dilakukan pendataan dan kajian cepat terhadap kerusakan yang terjadi, serta segera menyiapkan bantuan berupa tenda darurat yang ditempatkan di depan halaman sekolah untuk digunakan sebagai tempat belajar mengajar sementara, sehingga aktivitas pendidikan tidak terhenti total akibat kejadian ini.
4. Tim gabungan petugas juga telah melakukan proses pembersihan puing-puing plafon yang runtuh di area TKP (Tempat Kejadian Perkara) ruang kelas 7E untuk mempersiapkan langkah evaluasi dan perbaikan struktur gedung selanjutnya.
PETUGAS YANG TERLIBAT DALAM PENANGANAN KEJADIAN
Penanganan kejadian ini melibatkan kerja sama dari berbagai pihak terkait, antara lain:
- BPBD Kota Surabaya
- Posko Terpadu Kedung Cowek
- Kelurahan Tanah Kalikedinding
- TGC Cowek
- Satgas Cipta Karya Dinas Pendidikan Kota Surabaya
- Projopati Kelurahan Takal
Kerjasama yang solid antar instansi ini menjadi kunci keberhasilan dalam menangani kejadian dengan cepat dan terkoordinasi, sehingga dampak yang ditimbulkan bisa ditekan seminimal mungkin.
Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur gedung lainnya di SMPN 60 untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan, serta merencanakan perbaikan plafon dan struktur bangunan yang rusak dengan segera.(LIMBAD)
