Dibukanya Pasar Kedungmaling Sooko, Disinyalir Kadis Perindag Dapat Jatah Empat Titik Stan

Mojokerto (sadhapnews.com) – Gebyar acara peresmian pasar Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto yang di anggaran 200 juta APBD 2019 dalam acara tersebut telah usai. tetapi masih meninggalkan beberapa problematika dilingkup masyarakat sekitar. Dari adanya Dugaan jual beli lahan kosong, dan juga disinyalir kuat jatah toko (stan) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Tim investigasi media majanews.com berusaha mencari problema atau masalah yang dikeluhkan masyarat beberapa bulan terakhir, telusur demi telusur tim media mengikuti arahan sumber yang diperoleh, hasil dari itu tim media ini telah menemukan bab baru terkait Kadis Perindag diisinyali kuat mendapat jatah stan hingga empat titik di pasar Kedungmaling. Pasar baru menempati tersebut dibangun menelan anggaran 25 milyar APBD 2017-2018 Kabupaten Mojokerto.
Pengakuan sumber tentang Kadis Perindag dapat jatah 4 titik stan di pasar kedungmaling dibenar oleh AN, yang sebelumnya penjelasan yang sama oleh 3 orang berinisial (ST, DJ, YG). untuk jatah Kadis tersebut tidak semata-mata untuk nama kepemilikan stan dinamakan dirinya, untuk menyesiasati hal itu, nama 4 stan dinamakan orang lain, supaya tidak mencolok di maysarakat dan tidak diketahui oleh media.
“Jatah Kadis soal stan pasar itu di namakan orang lain, ya masyarakat tidak bakalan tau apalagi media kalau hal tersebut terjadi”, beber AN Rabu (07/08/2019) pagi.
Tidak hanya AN yang membenarkan tentang Kadis Perindag dapat jatah lokasi stan, orang kantor Disperindag yang tidak mau dicatat namanya juga membeberkan hal ini, Kadis mendapatkan jatah lokasi stan dilokasi titik yang trategis, “soal itu sudah umum mas dikantor, la yang lokasi depan itu kan jatah kadis”, jelas Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut lewat saluler pribadinya.
Soal jatah Kadis stan baru di pasar kedungmaling pernah disinggung oleh media ini disaat konfirmasi awal kepada Pelaksana Harian (PLH) Disperindag Kabupaten Mojokerto. Oni, “wah kalau soal itu saya tidak tau menau mas, ya sampean konfirmasi ke Kadis langsung saja, nunggu Kadis pulang haji”, katasnya.
Tim investigasi berusaha konfirmasi lewat aplikasi Whattsap (WA) nomer saluler pribadi Kadis Perindag Bambang Purwanto SH, MH. Tetapi tidak mendapatkan balasan pesan singkat yang dikirimkan awak media.
Tim media majanews.com akan terus mengukap oknum Aperatur SIipil Negara (ASN) yang telah merugikan masyarakat, yang mana mengemban tugas yang dimanfaatkan oleh pribadinya.(tim/dak)
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url