Peringati Hari Jadi ke-733, DPRD Mojokerto Kenang Sejarah Penetapan 9 Mei dan Perkuat Sinergi Eksekutif-Legislati


MOJOKERTO, SadhapNews.com – DPRD Kabupaten Mojokerto gelar Rapat Paripurna Istimewa peringati Hari Jadi ke-733, Jumat (8/5/2026) di Gedung Graha Whicesa. Acara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata”, sebagai momentum refleksi sejarah dan penguatan komitmen legislatif-eksekutif melayani masyarakat.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Hj. Ayni Zuroh, didampingi Wakil Ketua Khoirul Amin, Hartono, dan H. Winajat, dihadiri anggota dewan, Bupati Muhammad Al Barra, Wakil Bupati Dr. Muhammad Rizal Octavian, Forkopimda, serta pimpinan OPD dan camat se-Kabupaten Mojokerto. Kehadiran lengkap pimpinan daerah ini menjadi bukti nyata persatuan dan kesamaan visi memajukan daerah. 

Hj. Ayni Zuroh sampaikan puncak peringatan digelar Sabtu (9/5/2026) di Pendopo Graha Maja Tama. Ia tekankan hari jadi bukan seremonial semata, melainkan penghormatan atas perjuangan pendahulu. “Ini inspirasi berkarya, lestarikan budaya, persatuan, wujudkan Mojokerto unggul, sejahtera, dan berdaya saing,” ujarnya mengajak seluruh warga menjaga kebersamaan. 

Agenda dilanjut pemaparan sejarah penetapan Hari Jadi oleh Hartono S.H. Dijelaskan, tanggal 9 Mei ditetapkan lewat kajian panjang sejak era Bupati Mahmud Zain, dimulai seminar sejarah 1991, simposium provinsi 1992, lalu disepakati diperingati resmi mulai 1993. Kemajuan saat ini, kata dia, tak lepas sinergi harmonis lembaga daerah yang harus terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.

Bupati Al Barra sebut momen ini sarana refleksi dan evaluasi kinerja pemerintahan. Ia jelaskan tema 2026 punya makna dalam: Berdaya artinya optimalkan potensi, Sejahtera tujuan akhir kebijakan, Pembangunan Merata jaminan pemerataan hingga ke pelosok. “Ajak seluruh elemen bersatu padu bangun daerah lebih baik, bermartabat, dan membanggakan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Gus Barra menegaskan tema tersebut menjadi arah kebijakan utama seluruh program kerja tahun ini. Segera setelah peringatan hari jadi, pemerintah daerah akan menerjemahkan semangat tersebut ke dalam program nyata, mulai dari peningkatan ekonomi masyarakat, pemenuhan infrastruktur dasar, hingga pelayanan publik yang lebih responsif dan mudah diakses.

Pemerintah dan DPRD sepakat menjadikan momen ini sebagai titik tolak percepatan pembangunan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, serta membawa Kabupaten Mojokerto semakin maju, mandiri, dan mampu bersaing sejajar dengan daerah lain di tingkat nasional maupun regional.

Acara ditutup prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD diserahkan ke Bupati, simbol persatuan, keharmonisan, dan sinergi kuat demi cita-cita kesejahteraan rakyat. (Trs) 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url