Warih Andono Berikan Klarifikasi Terkait Video Viral Dukungan Calon Kepala Desa Kureksari
SIDOARJO, SadhapNews.com – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sidoarjo, Warih Andono, secara resmi memberikan klarifikasi menyusul beredarnya rekaman video yang menunjukkan dukungannya terhadap salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) di Desa Kureksari, Kecamatan Waru. Video tersebut menjadi sorotan publik setelah viral di berbagai platform media sosial dan grup percakapan sejak Jumat (8/5).
Pernyataan sebagai Putra Daerah
Warih menegaskan bahwa kehadirannya dalam video tersebut bukanlah representasi dari agenda kampanye formal dalam kapasitasnya sebagai pimpinan legislatif. Ia menyatakan bahwa dukungan tersebut murni bersifat personal sebagai putra daerah asli Desa Kureksari.
"Sebagai warga asli desa ini, saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk peduli terhadap arah kepemimpinan di kampung halaman sendiri," ujar Warih saat memberikan keterangan.
Hak Konstitusional dan Partisipasi Politik
Politisi senior Partai Golkar ini menekankan bahwa penyampaian dukungan politik merupakan hak konstitusional yang melekat pada setiap warga negara. Sebagai penduduk setempat, ia menilai dirinya memiliki hak penuh untuk menentukan pilihan serta mendukung figur yang dianggap kapabel untuk memimpin desa ke depan.
Warih menambahkan bahwa bersikap terbuka terhadap pilihan politik jauh lebih konstruktif dibandingkan bersikap apatis atau tidak peduli (golput) terhadap proses demokrasi di lingkungan sendiri.
"Setiap orang memiliki hak berpendapat. Menunjukkan dukungan secara terbuka adalah bagian dari transparansi demokrasi. Sebaliknya, membatasi seseorang untuk menyampaikan aspirasi politiknya justru berpotensi mencederai nilai-nilai demokrasi itu sendiri," tegasnya.
Menghadapi Dinamika Publik
Meskipun langkahnya memicu beragam spekulasi dan kritik di tengah masyarakat, Warih menanggapi situasi tersebut dengan tenang. Ia menilai perbedaan pandangan dalam momentum politik adalah hal yang wajar dan merupakan konsekuensi logis dalam kehidupan berdemokrasi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan sikap rendah hatinya dengan menyatakan kesiapan untuk meminta maaf apabila tindakan yang diambilnya dianggap kurang berkenan oleh pihak-pihak tertentu.
Komitmen Terhadap Pilkades Damai
Menutup keterangannya, Warih menegaskan bahwa motivasi utamanya adalah rasa memiliki terhadap daerah asal. Ia berharap pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kureksari dapat berjalan dengan aman, tertib, dan damai, tanpa mengesampingkan rasa persatuan dan kesatuan antarwarga. (Trs)
