Bupati Subandi Pantau Terus Perbaikan Jalan Rusak di Sidoarjo


Sidoarjo, SadhapNews.com - Bupati Sidoarjo, H. Subandi terus memantau pelaksanaan perbaikan jalan rusak diberbagai titik di Kabupaten Sidoarjo. Bahkan, dalam momen tertentu, bupati juga turun langsung meninjau proyek yang sedang berjalan.

Seperti yang dilakukan saat melihat langsung proyek perbaikan di dua ruas jalan utama Kecamatan Sukodono, yakni Jalan Kebonagung-Sukodono dan Sukodono-Ponokawan, Selasa (24/2/2026).

Dalam tinjauan tersebut, Subandi menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo untuk tidak main-main dengan kualitas material. Ia menekankan penggunaan teknik overlay menggunakan aspal hotmix. Subandi meminta kontraktor memastikan ketebalan aspal mencapai minimal 4 cm.

Menurutnya, penggunaan aspal coolmix sudah tidak memadai untuk beban jalan di wilayah tersebut.

"Saya minta tolong kontraktornya agar materialnya betul-betul yang bagus. Kalau pakai aspal coolmix tidak mampu, kita harus pakai aspal hotmix, minimal ketinggian tiga sampai empat senti," tegas Subandi di lokasi.

Jalan yang sedang dikerjakan itu, rinciannya untuk ruas Kebonagung-Sukodono sepanjang 4 km, sedangkan pemeliharaan ruas Sukodono-Ponokawan sepanjang 5 km.

Bupati menegaskan bahwa pengawalan terhadap titik-titik jalan berlubang akan terus dilakukan secara intensif. Ia ingin memastikan tidak ada lagi lubang jalan yang membahayakan pengendara saat memasuki bulan Ramadan dan Lebaran nanti.

"Ini terus kita kawal bersama Asisten II, Kadis PU, Camat, hingga Kades. Mudah-mudahan perbaikan jalan yang kita lakukan hari ini sudah selesai pada bulan Ramadan ini. Sehingga saat lebaran nanti semua jalan sudah bagus," imbuhnya.

Mengingat ruas Kebonagung-Sukodono kerap dilalui kendaraan berat seperti truk dan kontainer, Subandi mengungkapkan bahwa solusi permanen berupa betonisasi telah masuk dalam rencana jangka panjang.

"Tahun ini kita ada 9 titik betonisasi. Untuk ruas ini (Kebonagung-Sukodono), insyaallah tahun 2027 kita laksanakan betonisasi karena memang lalu lintas kendaraan beratnya padat,"pungkasnya. (Trs) 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url