Panorama Keindahan Kali Ndayung Batealit Jadi Destinasi Wisata Alam Andalan Baru di Jepara
JEPARA Sadhap News.com – Nama Kali Dayung di Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, mendadak viral di media sosial. Kejernihan air sungai dan panorama hutan pinus yang masih asri membuat destinasi ini dijuluki “hidden gem” baru di Kota Ukir. Minggu( 28/06/26)
Berlokasi sekitar 19 kilometer dari pusat Kota Jepara dan dapat ditempuh dalam waktu 30 menit, Kali Ndayung menyuguhkan aliran sungai dangkal dengan air sebening kristal yang bersumber dari kaki Gunung Muria. Diapit rimbunnya pepohonan tinggi, suara gemericik air dan kicau burung menciptakan suasana magis yang menenangkan pengunjung.
“Bagus banget. Selain asri, airnya jernih. Aman juga buat semua kalangan, dari anak hingga dewasa,” ujar salah satu pengunjung yang berasal dari Ujungbatu Jepara kota, bernama Siti Purwanti akrab dipanggil Mbak "Pur.
Keberadaan Kali Ndayung berada dalam satu kawasan dengan Wisata Alam Bukit Indah Batealit atau BIB. Pengunjung juga bisa mampir ke hutan pinus untuk berkemah dan Air Terjun Watu Bobot.
Untuk menuju spot utama, wisatawan harus melewati jalur berbatu dan menanjak sejauh 7,1 kilometer dari area parkir. Bagi yang enggan berjalan, tersedia jasa ojek wisata warga dengan tarif sekitar Rp10.000.
Tiket masuk ke lokasi sangat terjangkau, hanya Rp3.000 per orang, dengan tarif parkir motor Rp4.000 dan mobil Rp10.000.
Viralnya Kali Ndayung juga menarik perhatian Bupati Jepara H. Witiarso Utomo. Ia meninjau langsung lokasi bersama Wakil Bupati pada Juni 2025 dan menyebutnya sebagai destinasi “yang luar biasa” dengan keindahan benar-benar alami.
Pemkab Jepara berencana mengembangkan kawasan ini menjadi wisata andalan, termasuk membangun akses jalan, MCK, dan fasilitas keamanan. Namun pengembangannya masih menunggu diskusi karena status lahan milik Perhutani.
Meski fasilitas masih minim, justru itulah yang disukai pengunjung. “Gubuknya juga masih sedikit, jadi tidak mengurangi keasrian alamnya. Cocok buat liburan,(Nar)

