Ketua DPRD Sidoarjo Abdilla Masih Nengapresiasi Capaian Realisasi Pendapatan Daerah Yang Melampaui Target
SIDOARJO, SadhapNews.com – Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Abdilla Nasih, menegaskan pentingnya laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, proses ini merupakan instrumen krusial dalam menjaga akuntabilitas dan pengawasan tata kelola keuangan daerah.
Ia menyatakan bahwa legislatif berkomitmen penuh dalam mengawal setiap alokasi anggaran agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Sidoarjo.
Abdilla mengapresiasi capaian realisasi pendapatan daerah yang melampaui target, yakni menembus Rp 5,5 triliun (101,3%). Menurutnya, hasil ini mencerminkan kinerja positif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam memaksimalkan potensi fiskal daerah.
> "Keberhasilan melampaui target pendapatan ini menjadi modal berharga untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah, khususnya dalam mendorong pembangunan dan optimalisasi pelayanan publik," ujar Abdilla saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
>
Meski mengapresiasi kinerja pendapatan, Abdilla mengingatkan bahwa keberhasilan pengumpulan pendapatan harus diimbangi dengan kualitas belanja yang efisien, efektif, serta tepat sasaran.
Soroti Serapan Belanja dan Sisa Anggaran Rp 606,79 Miliar
Terkait belanja daerah, realisasinya telah menyentuh angka sekitar 90%. Kendati tingkat serapan terbilang cukup tinggi, masih terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp 606,79 miliar yang dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh.
| Indikator Keuangan | Realisasi APBD TA 2025
| Pendapatan Daerah | Rp 5,5 Triliun (101,3% dari target) |
| Serapan Belanja | ~90% dari total anggaran |
| Sisa Anggaran (SiLPA) | Rp 606,79 Miliar |
"Sisa anggaran yang belum terserap harus dianalisis secara komprehensif. Kami berharap Pemkab Sidoarjo mengidentifikasi kendala pada program-program yang serapannya belum maksimal, baik karena kendala administrasi, pengadaan barang dan jasa, maupun persoalan teknis di lapangan," tegasnya.
Dorong Penguatan Sinergi Legislatif dan Eksekutif
Abdilla menekankan bahwa pembahasan Raperda Pertanggungjawaban APBD bukan sekadar rutinitas administratif tahunan, melainkan momentum penting untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah agar semakin transparan dan berorientasi pada hasil (outcome-based).
Setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD harus membawa dampak langsung terhadap:
* Peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal
* Akselerasi pembangunan infrastruktur daerah
* Peningkatan mutu layanan pendidikan dan kesehatan
Ia berharap sinergi yang terjalin antara DPRD dan Pemkab Sidoarjo terus diperkuat demi merumuskan kebijakan anggaran yang responsif terhadap kebutuhan warga serta berfokus pada pembangunan Kabupaten Sidoarjo yang maju, transparan, dan berkelanjutan.
