RUPSLB BPR Majatama, Bupati Albarraa Perpanjang Masa Jabatan Komisaris Utama


Mojokerto, SadhapNews.com - Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) BPR Majatama menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Jumat (24/4) siang. Pada rapat yang digelar di Smartroom Satya Bina Karya (SBK) tersebut, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, memberhentikan sekaligus memperpanjang masa jabatan Komisaris Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu.

Sebagai Pemegang Saham, figur yang akrab dengan sapaan Gus Bupati itu menjelaskan bahwa keputusan untuk memberhentikan secara terhormat dan memperpanjang masa jabatan Komisaris Utama adalah upaya untuk menjaga keberlanjutan kinerja positif dari BPR Majatama.

"Keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kontinuitas kebijakan, stabilitas organisasi, dan konsistensi pencapaian target kinerja perusahaan," sebutnya.

Komisaris Utama periode 20022-2025 BPR Bank Majatama dijabat oleh Teguh Gunarko, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto. Dengan adanya keputusan yang disyratkan melalui RUPSLB itu, kini Teguh Gunarko kembali menjabat di posisi yang sama dalam periode 2026-2030.

Gus Bupati menilai kinerja yang telah diemban oleh Komisaris Utama Teguh Gunarko, berujung positif dengan berbagai capaian yang dinilai cemerlang. Oleh karena itu, ia menyampaikan apresiasinya kepada Teguh Gunarko beserta jajaran direksi BPR Majatama periode 2022-2025 yang lainnya.

"Selama masa tersebut (2022-2025), Pt BPR Majatama perseroda berjalan dengan baik, tumbuh, dan dilaksanakan secara prudent, akuntabel, serta sesuai ketentuan regulator," ucapnya.

Masih pada momentum RUPSLB, Gus Bupati menekankan kepada jajaran direksi BPR Majatama agar menjaga dan memperkuat prinsip Prudential Banking dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Prudential Banking sendiri ialah asas atau pedoman yang mewajibkan bank untuk sangat waspada dalam menghimpun dan menyalurkan dana agar risiko kerugian dapat diminimalisir.

"Pengurus pt BPR Majatama Perseroda, baik direksi maupun komisaris, perlu memperkuat implementasi prinsip prudential banking melalui peningkatan kualitas tata kelola perusahaan good corporate governance, pengendalian internal, dan kepatuhan terhadap regulasi," beber Gus Bupati.

Sementara itu, Teguh Gunarko pada laporannya menjabarkan bahwa BPR Majatama telah tumbuh sebagai salah satu Perseroda yang dapat berkembang secara adil, transparan dan konsisten. 

"Kami menilai bahwa perseroan mampu menunjukkan kinerja yang tumbuh secara sehat, terukur, dan berkelanjutan, hal ini tercermin dari capaian kinerja keuangan yang dapat dibandingkan secara jelas antara posisi tahun 2022 dan tahun 2025," gamblangnya.

Berikut paparan capaian BPR Majatama periode 2022-2025, yang pertama, total aset perseroan tercatat sebesar 190,76 miliar rupiah dan meningkat menjadi 250,49 miliar rupiah pada akhir tahun 2025 atau tumbuh sebesar 59,73 miliar rupiah (31,31%). Yang kedua, dari sisi intermediasi, kredit yang diberikan meningkat dari 173,58 miliar rupiah pada tahun 2022 menjadi 202,95 miliar rupiah pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar 29,36 miliar rupiah (16,92%).

Ketiga, pada aspek penghimpunan dana, dana pihak ketiga nonbank yang terdiri dari tabungan dan deposito meningkat dari 88,88 miliar rupiah pada tahun 2022 menjadi 126,03 miliar rupiah pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar 37,14 miliar rupiah (41,79%). Sedangkan dana pihak ketiga dari bank lain meningkat dari 40,20 miliar rupiah pada tahun 2022 menjadi 52,40 miliar rupiah pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar 12,20 miliar rupiah (30,35%).

Selanjutnya, dari sisi profitabilitas, laba bersih perseroan pada tahun 2022 sebesar 6,01 miliar rupiah meningkat menjadi 8,52 miliar rupiah pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar 2,51 miliar rupiah (41,76%). Keenam, setoran pendapatan asli daerah (PAD) kepada pemerintah kabupaten mojokerto mengalami pertumbuhan dari sebesar 3,3 miliar rupiah pada tahun 2023 menjadi sebesar 4,68 miliar rupiah pada tahun 2026. (Trs)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url