Akselerasi Ekonomi dan Transformasi Digital Jadi Kado Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108


MOJOKERTO, SadhapNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108 di Ruang Sidang Utama, Jumat (19/6/2026). Pertemuan khidmat ini menjadi panggung pemaparan keberhasilan transformatif kota di sektor ekonomi dan digitalisasi birokrasi.

​Rapat tersebut dihadiri secara komprehensif oleh pimpinan beserta anggota DPRD Kota Mojokerto, jajaran eksekutif, unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta tokoh masyarakat Bumi Onde-Onde.

​Menuju Pembangunan yang Merata dan Inklusif

​Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti, menjelaskan bahwa rapat paripurna ini berfokus pada penyampaian capaian strategis daerah. Perayaan tahun ini mengusung visi "Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata" sebagai komitmen bersama dalam pemerataan kesejahteraan.

​Dalam pidatonya, Wali Kota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, S.E., menggarisbawahi bahwa momentum sejarah ini wajib dijadikan basis evaluasi kinerja pelayan publik.

​"Peringatan ini adalah momentum refleksi kolektif. Parameter kesuksesan kota tidak hanya bertumpu pada kemajuan infrastruktur, tetapi pada bagaimana kebijakan tersebut dapat berdampak inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas," ungkap Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

​Catatan Positif Indikator Kesejahteraan Daerah

​Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kota Mojokerto berhasil menjaga stabilitas ekonomi makro sekaligus menekan angka kemiskinan secara konsisten dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), capaian indikator makro ekonomi tersebut meliputan:

​Tren Pertumbuhan Ekonomi: Mengalami peningkatan tren positif yang signifikan, dimulai dari angka 2,79% pada tahun 2023, melonjak menjadi 5,32% pada tahun 2024, dan berhasil dipertahankan pada posisi 5,34% pada tahun 2025.

​Penurunan Angka Kemiskinan: Secara konsisten berhasil ditekan dari angka 5,77% pada tahun 2023, turun menjadi 5,57% pada tahun 2024, hingga mencapai titik terendah di angka 5,05% pada tahun 2025.

​Tidak hanya unggul dalam pengelolaan fiskal, tata kelola pemerintahan berbasis digital di Kota Mojokerto juga mendapat apresiasi tinggi. Dari total 254 penghargaan yang diraih sejak 2019 hingga 2026, beberapa pencapaian prestisius yang berhasil diamankan pada paruh pertama tahun 2026 meliputi:

​Penghargaan Top Digital Government Regional 2026.

​Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

​Penghargaan Kota dengan Kebijakan Toleransi Terbaik.

​Penguatan Kolaborasi Konstitusional

​Di akhir kegiatan, Ketua DPRD Ery Purwanti kembali mengingatkan bahwa seluruh capaian ini merupakan buah dari kemitraan yang solid antara fungsi eksekutif dan legislatif.

​"DPRD akan terus mengawal dan memperkuat sinergi ini. Setiap kebijakan penganggaran dan pengawasan yang kami rumuskan harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang responsif, inovatif, dan berpihak penuh pada kemakmuran warga," seru Ery menutup jalannya sidang. (Adv/Trs) 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url