Bakti Sosial Kesehatan Waisak 2026, Polda Jateng Tingkatkan Deteksi Dini TB Paru bagi Masyarakat Jateng


Magelang, Sadhap News.com – Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka Hari Tri Suci Waisak Nasional 2570 B.E./2026 yang digelar Polda Jawa Tengah bersama WALUBI di kawasan Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Sabtu (23/5/2026), mendapat antusias tinggi dari masyarakat.

Kegiatan pelayanan kesehatan gratis tersebut menghadirkan berbagai layanan medis bagi masyarakat dengan target ribuan pasien, mulai dari pengobatan umum, layanan dokter spesialis, poli gigi, operasi bedah minor, operasi bibir sumbing, operasi katarak hingga pembagian kacamata baca gratis.

Dalam keterangannya Kabiddokkes Polda Jateng KBP drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM., MARS., FisQua mengatakan bahwa target layanan yang disiapkan dalam kegiatan tersebut meliputi Poli Umum sebanyak 6.000 pasien, Poli Gigi 2.500 pasien, Bedah Minor 1.000 pasien, Operasi Bibir Sumbing 500 pasien, Operasi Katarak 500 pasien, pembagian 2.000 kacamata baca, serta layanan dokter spesialis kulit, jiwa, THT, penyakit dalam dan neurologi untuk 3.000 pasien.

" Selain pelayanan kesehatan umum, kegiatan bakti sosial tersebut juga menghadirkan layanan Skrining TB Paru melalui program “Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru” yang menjadi salah satu fokus utama pelayanan kesehatan kepada masyarakat " ungkap Kabiddokkes. Minggu (24/5)

" Dalam pelaksanaannya, sebanyak 28 orang mengikuti skrining TB Paru. Dari jumlah tersebut, 25 orang menjalani pemeriksaan rontgen thorax, sedangkan 3 orang tidak melaksanakan pemeriksaan rontgen " tambahnya 

Berdasarkan hasil skrining dan pemeriksaan rontgen, ditemukan sebanyak 16 orang masuk kategori suspect TB dan 12 orang dinyatakan non suspect TB.

Sebagai tindak lanjut, seluruh pasien suspect TB diberikan pot sputum dan dirujuk ke Puskesmas sesuai domisili masing-masing guna menjalani pemeriksaan sputum lanjutan sebagai bagian dari proses deteksi dini dan penanganan Tuberkulosis.

Kabiddokkes Polda Jateng KBP drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM., MARS., FisQua menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polda Jateng terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mendukung program eliminasi TB nasional.

“Melalui kegiatan bakti sosial kesehatan ini, memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, juga untuk memperkuat upaya deteksi dini TB Paru melalui skrining aktif di lapangan. Hal ini penting karena TB masih menjadi penyakit menular yang membutuhkan perhatian bersama,” ujar KBP drg. Agung Hadi Wijanarko.

Dirinya menambahkan bahwa hasil skrining menunjukkan pentingnya pemeriksaan dini agar masyarakat yang terindikasi suspect TB dapat segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Pasien yang masuk kategori suspect langsung kami tindak lanjuti dengan pemberian pot sputum dan rujukan ke Puskesmas sesuai domisili agar proses diagnosis dan pengobatan dapat dilakukan secepat mungkin. Dengan langkah ini diharapkan rantai penularan TB dapat ditekan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa program Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru akan terus diperkuat melalui sinergi bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, melakukan pemeriksaan dini dan menyelesaikan pengobatan TB secara tuntas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pelayanan kemanusiaan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Kegiatan bakti sosial kesehatan ini menjadi rangkaian peringatan Waisak, juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Kehadiran layanan skrining TB Paru menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit menular sekaligus memperkuat deteksi dini,” ujar Kombes Pol. Artanto.

Dirinya menambahkan bahwa Polda Jateng akan terus mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri, keluarga dan lingkungan.(Nar)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url