Tingkatkan PAD Sektor Pariwisata, Disporapar Sidoarjo Komitmen Target Kunjungan Wisata Tahun 2027 Sebesar 1.288 Juta


SIDOARJO, SadhapNews.com - Tekad Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepertinya terus dilakukan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang dimiliki. Seperti halnya untuk peningkatan PAD di sektor Pariwisata di tahun 2026 ini ditarget naik dari tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, Ssos, M.Si menjelaskan, target PAD sektor Pariwisata pada tahun 2026 naik signifikan ehingga mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. 

“Karena itu kami akan berupaya untuk memperoleh PAD tersebut dengan cara menaikkan dan mengegalr event-event untuk menarik minat pengunjung wisata,”ungkapnya.

Yudhi, berkomitmen Kabupaten Sidoarjo menargetkan kunjungan wisatawan yang datang Ke Kota Delta Sidoarjo pada tahun 2027, sebesar 1.288 juta. Kepala Disporapar Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto Ssos MSi, mengatakan pihaknya berani menargetkan angka sebesar itu, karena setiap tahun kunjungan wisatawan ke Kota Delta ini mengalami peningkatan.

Dari data, pada 2025 lalu target kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sidoarjo sebesar 980 wisatawan, namun tercapai 1.01 juta kunjungan wisatawan. Pada tahun 2026 ini, target kunjungan wisatawan yang ditetapkan sebesar 1.2 juta.

Disampaikan Yudhi, data kunjungan wisatawan salah satunya dihitung dari kunjungan ke destinasi obyek wisata, kunjungan ke hotel dan restoran. Salah satu destinasi obyek wisata di Kabupaten Sidoarjo yang menarik kunjang wisatawan, baik dalam dan luar negeri, adalah keberadaan pulau pantai Lusi atau kepanjangan dari lumpur Sidoarjo.

Pulau Lusi, kata Yudhi, tercipta dari aliran semburan lumpur Lapindo yang dialirkan ke wilayah timur, tepatnya di wilayah Kecamatan Jabon. Lama-lama aliran lumpur tersebut membentuk menjadi sebuah daratan atau menjadi sebuah pulau. Disana banyak ditumbuhi pohon-pohon bakau atau mangrove. "Di sini, wisatawan bisa keliling pulau, memancing, naik perahu dan melakukan jet ski," kata Yudi, pada jum'at (14/8/2026) siang. 

Destinasi wisata lain yang perlu dikunjungi di Sidoarjo adalah, wisata sejarah dan budaya. Seperti keberadaan Candi Pari yang berada di Desa Candi pari Kecamatan Porong. Obyek wisata ini berupa bangunan Candi, peninggalan zaman kerajaan Majapahit.

Juga museum Mpu Tantular, yang berada di Desa Sidokerto Kecamatan Buduran. Destinasi wisata ini banyak dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar negeri. Di tempat ini menyimpan berbagai koleksi benda-benda sejarah peninggalan nenek moyang di Nusantara.

Tidak hanya itu, di Kabupaten Sidoarjo juga ada destinasi wisata belanja dan industri. Pengunjung wisatawan baik lokal dan luar negeri, bisa menikmati dan tahu sentra industri kerupuk di Desa Candi Pari, kemudian sentra batik Jetis, yang berada di pusat Kabupaten Sidoarjo. "Kita juga punya bangunan-banguan tua, yang menjadi heritage, seperti bangunan pabrik gula, yang dibangun sejak zaman kolonial Belanda," ujarnya.

Bagaimana strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi mendukung pembangunan dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Sidoarjo? Inilah yang terus menjadi fokus dan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. 

Menindaklanjuti hasil rapat bersama terkait optimalisasi PAD, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sidoarjo, dihadiri oleh Sekretaris Disparpora, Kepala Bidang Pemasaran, Pengembangan Sumber Daya Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Kasubag Keuangan, Pejabat Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif. 

Melalui koordinasi dan kolaborasi yang kuat, berbagai langkah strategis terus disiapkan untuk mengoptimalkan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata, demi meningkatkan kontribusi PAD bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo.

" Mari dukung bersama upaya pengembangan potensi daerah dengan memberikan ide, masukan, dan semangat positif untuk Kabupaten Sidoarjo yang semakin maju, "pungkas Yudhi. 

Ditempat yang sama Kabid Pariwisata, Ruli menambahkan, bahwa penguatan sektor pariwisata menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Hal ini mengingat Sidoarjo memiliki keterbatasan sumber daya alam sehingga sektor jasa dan perdagangan menjadi potensi utama.

“Angka tersebut sebenarnya sudah berada pada titik normal pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo, Namun melalui penguatan sektor pariwisata serta peluang investasi yang kita buka seluas-luasnya, kita berharap pertumbuhan ekonomi dapat meningkat lebih cepat,” terangnya.

Lebih lanjut, Ruli menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata memiliki dampak luas terhadap berbagai sektor, mulai dari UMKM, industri kreatif, perhotelan, hingga transportasi. Dari sekitar 29 ribu UMKM di Kabupaten Sidoarjo, lebih dari 16 ribu di antaranya bergerak di sektor kuliner yang sangat berkaitan dengan aktivitas pariwisata.

Data pemerintah daerah juga menunjukkan tren positif dari sektor tersebut, mulai dari peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

“Kalau kita kelola dengan baik, data menunjukkan progres yang positif. Kunjungan wisatawan meningkat, tingkat hunian hotel bertambah, dan PAD dari sektor pariwisata juga terus naik,” katanya.

Ke depan, Kabupaten Sidoarjo juga menggelar One OPD One Event yang diharapkan mampu menarik lebih banyak investor sekaligus meningkatkan aktivitas pariwisata di daerah. Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap sektor pariwisata dapat menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi Kota Delta secara berkelanjutan. (Adv/Trs) 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url